DINAS ARSIP DAN PERPUSTAKAAN KAB. SRAGEN
0271 892721 sms 081329343920 081329343920 perpustakaansragen@gmail.com
Literasi Untuk Kehidupan Yang Lebih Baik --------Tertib Arsip Untuk Birokrasi Yang Lebih Unggul

Pak Gunawan, 32 Tahun Mengabdi Bersama Gerakan Literasi Sekolah

Thursday, October 12th 2017.

Oleh : Romi Febriyanto Saputro

Kasi Pembinaan Arsip dan Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kab. Sragen

Gunawan lahir pada tanggal 5 Agustus 1961 di Sragen. Ayahnya, Soemarsono, memberi nama Gunawan dengan sebuah harapan agar kelak menjadi manusia yang berguna bagi sesama. Harapan itu ternyata tidak sia-sia pada saat Gunawan menjadi PNS pada tahun 1985 dan ditugaskan sebagai sopir sekaligus petugas layanan Perpustakaan Keliling Kabupaten Sragen.

“Saya diangkat sebagai CPNS tahun 1985 di Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen. Saat itu saya ditugaskan di Bagian Hukum dan Ortala Setda Kabupaten Sragen. Penugasan saya ini ternyata hampir bersamaan dengan serah terima Bus Perpustakaan Keliling dari Perpustakaan Nasional RI Wilayah Jawa Tengah kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen. Alhamdulillah, sayalah yang terpilih sebagai sopir Bus Perpustakaan Keliling untuk melayankan buku di sekolah dasar yang berada di daerah terpencil, “kisah Gunawan mengenang masa lalu.

Perpustakaan keliling sebagai salah satu perangkat pendidikan non formal berupaya untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan oleh UUD 1945.  Untuk melaksanakan amanat itu,  perpustakaan keliling mempunyai tugas mengumpulkan, memilih, dan menyajikan koleksi edukatif kepada masyarakat yang tidak terlayani oleh perpustakaan umum.

            Dengan jarak antara ibukota kecamatan dengan ibukota Kabupaten Sragen terdekat 5 km dan terjauh 32 km mengakibatkan perpustakaan hanya dapat diakses oleh masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan perkotaan saja. Untuk itu, tidaklah terlalu mengherankan jika masyarakat yang ada di kecamatan maupun desa akan mengalami ketertinggalan akses terhadap layanan perpustakaan.

 Langkah pertama kata banyak orang adalah langkah yang paling sulit. Napoleon Hill pernah berkata,  “Jangan menunggu; tidak akan pernah ada waktu yang tepat. Mulailah di mana pun Anda berada, dan bekerja dengan alat apa pun yang Anda miliki. Peralatan yang lebih baik akan ditemukan ketika Anda melangkah “

Tentang langkah pertama ini, Gunawan bercerita, “Bus Perpustakaan Keliling ini merupakan satu-satunya armada yang dimiliki oleh Perpustakaan Daerah Kabupaten Sragen pada tahun 1985. Setiap hari saya mengunjungi 2 sekolah dasar yang terletak di daerah terpencil. Sragen terdiri dari 20 kecamatan, selama minggu saya mengoperasikan Bus Perpustakaan Keliling empat hari di empat kecamatan yang berbeda. Pertama kali memberi layanan perpustakaan keliling ini sungguh terasa berat. Terutama ketika saya harus bertugas sendirian di daerah yang harus melewati jalan di tengah hutan”.

Sragen merupakan kabupaten yang terletak di Jawa Tengah. Di sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Grobogan, di sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar, di sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Boyolali, dan di sebelah timur berbatasan langsung dengan Kabupaten Ngawi,  Jawa Timur. Kabupaten Sragen memiliki luas wilayah 941, 55 km2, terbagi menjadi dua puluh kecamatan, dan 208 desa.. Jumlah penduduk Kabupaten Sragen menurut Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sampai semester I Tahun  2017  adalah 981.416 jiwa. Wilayah Kabupaten Sragen berada di dataran dengan ketinggian rata rata 109 M diatas permukaa laut.Sragen menpunyai iklim tropis dengan suhu harian yang berkisar antara 19 sampai dengan 31 C. Curah hujan rata-rata di bawah 3000 mm per tahun dengan hari hujan di bawah 150 hari per tahun.

Rasa lelah dalam menempuh perjalanan  jauh  mendadak hilang tatkala mendengar sambutan yang cukup meriah dari anak-anak Sekolah Dasar yang menderita dahaga literasi.

“Rasa lelah yang saya rasakan selama perjalanan setelah sampai tujuan berganti dengan rasa bahagia yang luar biasa. Ternyata anak-anak di pelosok desa sangat suka membaca. Rata-rata yang mereka sukai adalah buku-buku cerita, novel, dan pengetahuan. Menyaksikan anak-anak berebutan buku membuat hati ini merasa tenteram. Pemandangan yang tidak pernah saya duga sebelumnya. Saya semakin bangga dengan pekerjaan ini, “tutur Pak Gunawan.

           

            Sekolah Dasar adalah lahan subur untuk menumbuhkan budaya literasi. Sinergi perpustakaan keliling dengan perpustakaan sekolah dasar diharapkan bisa mendukung program Gerakan Literasi Sekolah. Ada enam budaya literasi dasar yang harus dimiliki oleh setiap orang. Pertama, literasi membaca dan menulis. Literasi membaca tentu diartikan sebagai membaca fungsional bukan sekedar membaca huruf dan kata. Membaca adalah proses untuk memahami bukan sekedar menghapal sehingga pembaca memiliki daya kupas dan daya cerna informasi yang baik. Bukan menelan mentah-mentah informasi palsu (hoax) yang didapat dari pesan WA (Whatsap). Pembaca pesan WA juga dituntut untuk lebih pintar daripada telepon pintar yang dimilikinya.

Menulis adalah keterampilan literasi yang bisa dihasilkan ketika seseorang banyak membaca buku. Bukan proses sebaliknya, ketika mau menulis skripsi baru membaca banyak buku. Membaca adalah aktivitas otak yang alami bukan ditentukan oleh target untuk menghasilkan karya tulis. Penulis yang baik adalah pembaca yang baik juga. Ini tentu bisa dihasilkan jika sejak dini anak-anak dibimbing untuk bersenang-senang di jendela ilmu.

Kedua, literasi berhitung.  Berhitung tentu tak sekedar bisa melakukan operasi matematika dasar seperti perkalian, pembagian, pengurangan, dan penjumlahan. Literasi berhitung adalah tentang aplikasi matematika dalam kehidupan sehari-hari.  Mencegah terjadinya lebih besar pasak daripada tiang dalam menjalankan ekonomi keluarga.

Ketiga, literasi sains. Literasi sains diarahkan pada upaya membangun budaya teknologi tepat guna. Mudah dan murah ketika diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Hari ini dunia perguruan tinggi banyak menghasilkan berbagai laporan penelitian ilmiah namun seringkali kurang tepat guna. Teknologi tepat guna malah sering hadir dari rakyat jelata seperti Sukiyat dengan mobil Esemkanya dan I Wayan Sutawan dengan tangan robotnya.

Keempat, literasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Dengan literasi ini diharapkan tidak terjadi mabuk teknologi seperti saat ini. Naisbitt  (1999) dalam Yasraf Amir Piliang (2013) menjelaskan enam gejala mabuk teknologi yang menjerat manusia masa kini, yaitu merayakan kecepatan dan kesegeraan (tujuh langkah menjadi miliyuner dan seterusnya.), memuja teknologi (penyembuhan, keamanan, iman), mengaburkan yang nyata dan tiruan (virtual & cyber), menganggap kekerasan sebagai biasa (film, perang, game), mencintai teknologi sebagai mainan dan terbiasa dalam ketercerabutan dari realitas.

      Kelima, literasi keuangan. Masyarakat yang melek literasi jenis ini tentu tak akan mudah terpesona dengan investasi bodong yang menjajikan prosentase keuntungan yang tidak wajar. Juga tak mudah terpedaya menjadi TKI/TKW ke luar negeri.

          Keenam, literasi budaya dan kewarganegaraan. Gegar otak budaya bisa dicegah dengan literasi ini. Asal meniru dan meniru asal-asalan dari budaya luar negeri perlu diperbaiki dengan filter budaya yang baik.

Tiga puluh dua tahun mengabdi melayankan perpustakaan keliling di sekolah dasar tentu bukan waktu yang sebentar. Masa kerja Pak Gunawan yang tahun ini sama dengan Presiden Soeharto menyisakan banyak kenangan manis.

“Suatu hari saya mampir di sebuah warung makan di Jenar. Bapak pemilik warung bercerita bahwa anak sulungnya dulu suka meminjam buku dari perpustakaan keliling. Anaknya yang  dulu suka membaca itu kini telah menjadi seorang polisi. Saya merasa terharu, ternyata waktu berlalu begitu cepat. Anak-anak yang dulu berebut buku kini banyak yang menjadi para pembela negara, “ kata Suami dari Tri Suswandari ini.

Wajah Pak Gunawan yang masih awet muda ini ternyata masih tersimpan dalam memori anak-anak penggemar perpustakaan keliling. Bapak dari Rima dan Desi ini sering disapa oleh “orang-orang tak dikenal” yang ternyata mereka adalah anak-anak sekolah dasar yang pernah memanfaatkan layanan perpustakaan keliling. Mereka kini ada yang menjadi pengusaha, guru, dosen, polisi, dan tentara. Anak-anak yang terbiasa membaca terbukti memang memiliki karakter yang lebih kuat daripada anak-anak yang tidak suka membaca.

Majalah Child Development (Januari/Februari 2006) menerbitkan hasil penelitian tentang hubungan antara kemampuan membaca dan sikap agresif siswa sekolah dasar (H. Witdarmono, Kompas, 8 September 2006). Penelitian Miles dan Stipek menemukan adanya keterkaitan antara tingkat kemampuan membaca dan tingkat agresivitas. Dalam penelitian ini, sikap agresif dibatasi dalam empat golongan, “suka berkelahi”, “tidak sabaran”, “suka mengganggu”, dan “kebiasaan menekan anak lain (bullying)”.

Anak-anak kelas 1 SD, yang kemampuan membacanya relatif rendah, saat di kelas 3, cenderung memiliki tingkat agresivitas tinggi. Juga, anak-anak kelas 3, yang memiliki kemampuan membaca rendah, cenderung memiliki sikap agresif tinggi saat di kelas 5. Mungkin, bersamaan dengan tingkat pergaulan mereka, anak-anak yang kemampuan membacanya rendah itu frustrasinya kian menumpuk. Keadaan ini yang membuat mereka menjadi agresif.

Sebaliknya, ada keterkaitan antara sikap sosial dan kemampuan membaca. Yang dimaksud sikap sosial adalah “suka menolong”, “mengerti perasaan orang lain”, “punya empati”, “punya perhatian kepada yang susah”, dan “menolong/menghibur teman yang kecewa”. Anak-anak yang memiliki sikap sosial yang baik saat di TK dan kelas 1 SD biasanya lebih mampu mengembangkan kemampuan membacanya di kelas 3 dan kelas 5 SD.

Sugiman, Pengelola Perpustakaan SD N Pantirejo 1 Sukodono menyambut baik kehadiran Perpustakaan Keliling Kabupaten Sragen. ”Dengan adanya perpustakaan keliling minat baca anak-anak meningkat. Ini dibuktikan dengan angka peminjaman buku yang semakin tinggi. Mungkin anak merasa buku yang tersedia di layanan perpustakaan keliling sesuai dengan keinginan hatinya, ”jelas Sugiman.

Vivian Thalita Sabila dan Pratifa Intan Anggraini murid kelas 6 SD N Pantirejo 1 mengaku senang dengan kunjungan layanan perpustakaan keliling. ”Saya senang karena bisa membaca buku lebih banyak. Gambar bukunya menarik. Selain itu, juga bermanfaat untuk menambah ilmu, ”ucap Vivian.

”Saya senang sekali dengan kedatangan perpustakaan keliling karena koleksinya banyak. Buku ceritanya bagus. Cocok untuk anak-anak seperti saya, ” kata Intan.

            Menurut Pak Gunawan selama ini sambutan sekolah cukup baik. Jika ada yang belum baik paling hanya satu atau dua sekolah saja.  ”Saya paling merasa sedih jika ada sekolah dasar yang menolak kedatangan layanan perpustakaan keliling dengan dalih sudah merasa cukup dengan perpustakaan sekolah yang dimilikinya. Padahal, anak-anak di sekolah itu belum tentu merasa demikian, ”jelas Pak Gunawan.

Pemerintah Kabupaten Sragen sangat berkomitmen mendukung Gerakan Literasi Sekolah. Berdasarkan Peraturan Bupati Sragen  Nomor 20 Tahun 2016 tanggal 2 Mei 2016 tentang Penyelenggaraan Kabupaten Sragen Sebagai Kabupaten Literasi, Gerakan Sragen Berliterasi dilakukan dengan mengedepankan komponen literasi dini, literasi dasar, literasi perpustakaan, literasi teknologi, dan literasi visual. Gerakan ini telah dideklarasikan oleh Bupati Sragen pada saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Sragen ke 270 tanggal 27 Mei 2016 di Alun-alun Sasono Langen Putro Sragen.

Tahun 2017 ini Kabupaten Sragen memperoleh penghargaan ”Anugerah Literasi Prioritas” dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Anugerah literasi prioritas ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada kabupaten / kota di Indonesia yang merupakan mitra USAID Prioritas penerima anugerah literasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Dengan diterimanya anugerah ini, membuktikan bahwa Sragen memiliki keinginan tinggi dan serius dalam menumbuhkan budaya literasi di Bumi Sukowati. Selain Kabupaten Sragen, pada tahun ini juga diberikan penghargaan serupa kepada 18 daerah lainnya di Indonesia.

Terhitung sejak tahun 2009, Perpustakaan Keliling Kabupaten Sragen dengan tiga armada memberikan layanan di 36 sekolah dasar per minggu, di Car Free Day (CFD) seminggu sekali, di Lembaga Pemasyarakatan 2  minggu sekali, dan di obyek wisata 2 minggu sekali.

Dua tahun menjelang pensiun Pak Gunawan tetap semangat dalam menjalankan tugas negara “Ikut mencerdaskan kehidupan bangsa” dengan layanan perpustakaan keliling di sekolah dasar. Apalagi kini beliau tidak sendiri. Ada teman seperjuangan dalam melaksanakan tugas perpustakaan keliling, yaitu Adi, Totok, dan Pramono dalam menahkodai armada keliling. “Bagi saya tak ada kata pensiun untuk membantu mencerdaskan anak bangsa,”pungkas PNS yang sudah naik haji ke tanah suci ini.

Produk terbaru

Diva Press Ayun
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSuper Asyik Learning by Singing : Taklukan Bahasa Inggris lewat Lirik Lagu
Harga Diva Press Ayun
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Ar-Ruzz Media GUSROWI
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangCekidot GUSROWI
Harga Ar-Ruzz Media GUSROWI
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Gunung Agung O.G. Roeder
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodecet.V
Nama BarangAnak Desa Biografi Presiden Soeharto
Harga Gunung Agung O.G. Roeder
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Narasi Dipanegara
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeCet.I
Nama BarangBabad Dipanegara
Harga Narasi Dipanegara
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Narasi Raffles, Thomas Stamford
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeCet. IV
Nama BarangThe History of Java
Harga Narasi Raffles, Thomas Stamford
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Goldenbooks Gilman, Steve
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodecet .I
Nama BarangRahasia Sukses Orang Beruntung
Harga Goldenbooks Gilman, Steve
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Media Ilmu Wiwik Sulistyaningsih
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kodecet.I
Nama BarangTes IQ Putra Putri Anda
Harga Media Ilmu Wiwik Sulistyaningsih
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Bintang Cendekia Pustaka Novitasari, S. Pd dan Tim
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMetode Cerdik Lulus UN SMP/MTs 2018
Harga Bintang Cendekia Pustaka Novitasari, S. Pd dan Tim
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail

Jumlah Pengunjung

Hubungi Kami

0271 892721
081329343920
081329343920
perpustakaansragen@gmail.com

Calender

November 2017
M T W T F S S
« Oct    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
0271 892721
081329343920
081329343920
perpustakaansragen@gmail.com