DINAS ARSIP DAN PERPUSTAKAAN KAB. SRAGEN
0271 892721 sms 081329343920 081329343920 perpustakaansragen@gmail.com
Ayo Gemar Membaca Untuk Mewujudkan SRAGEN SMART CITY

Menanti Kelahiran Petani Muda

Sunday, August 2nd 2020.

Oleh  :Romi Febriyanto Saputro*

Oppenheimer (2010) dalam buku Eden in The East menjelaskan bahwa dunia pertanian yang tertata rapi di Indonesia terbukti mendahului  dunia  pertanian pada masa Revolusi  Neolitikum di Timur Jauh (Rusia dan negeri sekitarnya). Budidaya ketela rambat dan talas di Indonesia tercatat pada 15.000 dan 10.000 tahun SM (Sebelum Masehi). Budidaya beras di Thailand tercatat berusia 6.000 sampai 7.000 tahun SM (Sebelum Masehi). Teknologi  pertanian  di Asia  Tenggara terbukti jauh lebih tua daripada Cina.

Oppenheimer meyakini bahwa sebelum Paparan Sunda Tenggelam, penduduknya sudah memiliki kemampuan teknologi pertanian, teknologi perikanan, dan tembikar. Kemampuan pertanian ini merupakan tertua di dunia. Belum pernah tercatat ada masyarakat di belahan dunia lain yang memiliki kemampuan seperti ini. Saat Paparan Sunda terendam oleh banjir besar Zaman Es, penduduknya menyelamatkan diri berpencar ke seluruh dunia. Pelayaran ke arah Barat membawa nenek moyang bangsa Indonesia ini sampai Benua Eropa. Pelayaran ke   arah timur mengantar mereka sampai Benua Amerika dengan melewati Selat Bering, yang masa ribuan tahun lalu masih berupa daratan sehingga masih dapat dilewati dengan berjalan kaki setelah naik perahu.

Catatan Oppenheimer di atas merupakan tinta emas sejarah yang jarang terungkap. Nenek moyang kita bukan hanya pelaut tetapi juga petani tertua di dunia. Petani kita adalah guru dari petani-petani di seluruh belahan dunia. Negeri kita adalah negeri dengan potensi pertanian yang luar biasa. Bahkan rempah-rempah negeri tercinta mengundang kehadiran penjajah dari Kerajaan Portugal, Inggris, dan Belanda pada masa lalu.

Orde baru dengan segala kekurangannya pernah memiliki prestasi hebat di dunia pertanian. Pada tanggal 14 November 1985, Direktur Jenderal FAO Dr. Eduard Saoma mengundang khusus Presiden Soeharto untuk  memberikan  pidato Konferensi ke-23 Food and Agriculture Organization (FAO) yang digelar di Roma, Italia.  Presiden Soeharto mendapat kehormatan berpidato di forum resmi FAO karena prestasi swasembada pangan yang diraih Indonesia pada tahun 1984.

Sejarah ibarat kaca spion kendaraan. Memberikan pelajaran untuk selalu melakukan kerja yang lebih baik dimasa depan tanpa melupakan masa lalu yang manis. Diakui atau tidak prestasi dunia pertanian di tanah air kurang menggembirakan.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), dalam jangka waktu dua tahun (2016 – 2018), penurunan jumlah petani di Indonesia berjalan cukup signifikan, yaitu sebanyak empat juta petani. . Salah satu penyebabnya adalah masih lambannya proses regenerasi petani. Data Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Kementerian Pertanian, menyebutkan, 90 persen dari total jumlah petani Indonesia sudah memasuki fase kurang produktif. Data BPS juga menunjukkan bahwa di wilayah perdesaan hanya sekitar 4% anak muda berusia 15-23 tahun yang tertarik bekerja menjadi petani. Sisanya memilih bekerja di sektor industri, sektor industri kecil-menengah, atau sektor informal kota. Hal itu  karena pekerjaan non-pertanian itu  dipandang lebih potensial untuk menjamin kesejahteraan di masa depan (Republika, 14 Maret 2020).

Jumlah petani yang terus menurun ternyata berbanding lurus dengan penurunan produksi beras pada tahun 2019. Menurut BPS, Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan selama tahun 2019 produksi beras di Indonesia mencapai 31,31 juta ton. Jumlah produksi beras tersebut turun dari angka produksi tahun 2018 yang sebanyak 33,94 juta ton. Luasan panen sawah pada 2019 sebesar 11,38 juta hektare, turun 6,15 persen dari tahun 2018.

Potret buram dunia pertanian ini tidak boleh dibiarkan selalu berulang setiap tahun. Kebijakan pemerintah perlu memperhatikan aspirasi petani. Harapan petani itu cukup sederhana, pertama, bibit murah dan mudah diperoleh. Ini membutuhkan uluran tangan pemerintah untuk terus melakukan penelitian dan pengembangan sehingga mampu menghasilkan bibit unggul dengan harga terjangkau. Tahanlah nafsu untuk impor bibit pertanian karena bibit impor belum tentu sesuai dengan keadaan lahan pertanian di negeri tercinta.

Kedua, pengairan lancar. Selama ini kondisi irigasi di negeri tercinta ini masih memperihatinkan. Menurut  Kementerian PUPR seperti ditulis Kompas, 16 Juli 2018,  dari 7,2 juta hektar daerah irigasi yang ada di Indonesia, 30 persennya atau 2,16 juta hektar dalam kondisi rusak. Kerusakan irigasi itu tersebar merata di seluruh wilayah di Indonesia. Republika, 4 Juli 2019 melansir berita bahwa di Jawa Barat, 47 persen saluran  irigasi di Jawa Barat dalam kondisi rusak, hanya 53 persen yang dapat beroperasi maksimal.

Ketiga, pupuk murah dan mudah didapat. Republika, 4 Juni 2020 mencatat bahwa para petani di Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mengeluhkan pupuk SP36 yang langka. Sebelum benar-benar menghilang, harga pupuk itupun melambung tinggi. Dalam kondisi normal, harga pupuk TS  yang diproduksi oleh PT Petrokimia Gresik itu hanya Rp 200 ribu per kuintal. Namun selama dua pekan terakhir, harga pupuk tersebut naik menjadi Rp 300 ribu per kuintal. Sejak tiga hari terakhir, harga pupuk TS bahkan naik lagi jadi Rp 320 ribu per kuintal. Tapi itupun barangnya sekarang tidak ada sama sekali.

Keempat,  skema  harga jual panen yang menguntungkan petani. Kebijakan ini perlu didukung semua kementerian dan lembaga negara. Jangan sampai kementerian A mendorong harga panen yang layak bagi petani sementara kementerian B malah mengijinkan impor beras ketika masa panen tiba. Jangan sampai pula negara mengimpor beras padahal masih ada cadangan beras di gudang Bulog yang mengendap terlalu lama sehingga memasuki masa kadaluwarsa.

Selama ini harapan petani di atas masih menjadi dongeng yang diceritakan oleh petani tua kepada calon petani muda. Akibatnya, calon petani muda menjadi segan untuk mengikuti jejak petani tua. Mereka tidak mau terperosok oleh lubang yang sama. Komitmen pemerintah untuk memenuhi harapan petani ini adalah formula mujarab untuk melahirkan petani muda mulai dari Sabang sampai Merauke.

Formula mujarab ini kelak akan menjadi cerita yang indah bagi petani muda jika ada komitmen pemerintah mendorong pemuda untuk menjadi petani bukan menjadi buruh migran. Sekolah vokasi untuk menjadi petani perlu direvitalisasi dan diakselerasi kembali dengan narasi bahwa negeri ini adalah negeri kepulauan dengan lahan yang subur untuk bercocok tanam. Bahkan masih banyak pulau tak bernama dan tak berpenghuni yang dapat dimanfaatkan untuk lahan pertanian maupun peternakan.

Negeri dengan kekayaan sumber daya alam yang luar biasa ini dapat menjadi makmur jika para pemuda mau turun ke sawah. Dana desa yang melimpah itu dapat dipergunakan untuk memberikan insentif bagi pemuda desa yang berminat menjadi petani muda. Mereka dapat diberikan pelatihan dan pendampingan agar dapat menjadi petani yang sejajar dengan petani di Amerika atau Australia yang lebih modern dan sejahtera. Jika dana desa tidak mencukupi pelatihan dapat diberikan oleh pemerintah pusat dengan materi pelatihan yang aplikatif dan sesuai dengan kondisi di tanah air.

Penggusuran lahan pertanian untuk membangun kawasan industry tidak boleh terulang lagi. Kalau perlu kawasan industry  yang terlanjur berdiri di kawasan pertanian yang subur dapat dipindahkan ke lahan yang tidak subur. Kesalahan bukan untuk dilestarikan melainkan untuk diluruskan demi terwujudnya kedaulatan pangan nasional.

*Romi Febriyanto Saputro adalah Kasi Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sragen

#Tulisan ini diikutsertakan dalam AGRI WRITING COMPETITION 2020

 

Semoga !

Produk terbaru

PT. Bhuana Ilmu Populer Denny Indrayana
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode2
Nama BarangINDONESIA OPTIMIS
Harga PT. Bhuana Ilmu Populer Denny Indrayana
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Aqwam Media Profetika Achmad Ali Ridho
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Kode2
Nama BarangBEKAM SINERGI “Rahasia Sinergi Pengobatan Nabi, Medis Modern, dan Traditional Chinese Medicine
Harga Aqwam Media Profetika Achmad Ali Ridho
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Tiga Kelana Ian Brown
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangThe BOY In The MOON : Perjuangan Seorang Ayang dari Anak Penyandang Sindrom CFC
Harga Tiga Kelana Ian Brown
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Gava Media Bunafit nugroho
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangLatihan Membuat Aplikasi WebPHP dan mySQL dengan Dreamweaver
Harga Gava Media Bunafit nugroho
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Republika Rusdiono Mukri dan Yulianto
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJURUS JITU ATASI KRISIS : Pengalaman Mustafa Abubakar Memimpin Bulog
Harga Republika Rusdiono Mukri dan Yulianto
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
PT. Ikrar Mandiriabadi Grolier International, Inc
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangIlmu Pengetahuan Populer
Harga PT. Ikrar Mandiriabadi Grolier International, Inc
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
New Diglossia Roy Chandra Putra
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangCari DUIT Lewat Bengkel Komputer dan Laptop
Harga New Diglossia Roy Chandra Putra
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
R&W Publishing Dr. Dino patti Djalal
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangHARUS BISA!!!! : Seni Memimpin Ala SBY
Harga R&W Publishing Dr. Dino patti Djalal
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
0271 892721
081329343920
081329343920
perpustakaansragen@gmail.com