DINAS ARSIP DAN PERPUSTAKAAN KAB. SRAGEN
0271 892721 sms 081329343920 081329343920 perpustakaansragen@gmail.com
Ayo Gemar Membaca Untuk Mewujudkan SRAGEN SMART CITY

Cerpen : Kerajaan Emas

Wednesday, June 14th 2017.

Oleh : Afifah Nurul Izzah (Siswi SMP  Birrul Walidain Muhammadiyah Sragen)

(Juara 3 Lomba Menulis Cerpen  Untuk Pelajar Dalam Rangka Peresmian Gedung Perpustakaan Kecamatan Gemolong Tahun 2016)

 

Terik panas matahari mengiringi hari-hari penduduk bumi. Di tengah padang pasir yang luas berdirilah sebuah kerajaan megah. Tembok emas menjadi pelindung manusia didalamnya, tak pernah ada tentara yang bisa menembus tembok tersebut, sebab mata mereka tak kuasa menahan silau cahaya tembok emas.

Ramai orang berlalu lalang menikmati hidup dibalut tembok emas. Para pedagang antusias menjajakan barangnya, anak-anak berlarian mengejar layangan dengan wajah tanpa dosa, sementara itu para ibu dengan riang menyulam kain sambil bergosip, tak ada yang berwajah muram. Kehidupan disini berlangsung dengan stabil, tidak banyak kejutan yang menghampiri.

Dibalik tembok inilah semua abdi kuberikan. Di ruang singgasana Raja yang berkilau inilah segala keahlian ku serahkan. Tiap-tiap hariku selalu diisi bersama Raja. Dengan menjadi juru tulis dan baca di istana ini, hidupku jadi melembur.

Hari ini aku akan menemani Raja menyambut kedatangan Kaisar dari timur. Para tamu itu bermaksud ingin mempererat tali persaudaraan,walau aku yakin masih ada maksud lain dibalik kunjungan ramah tamah ini.

“Tuca Khalil, siapkah engkau untuk hari ini ?” Ujar Raja memanggil nama dan jabatanku. Di negeri ini juru tulis dan baca kerajaan disebut Tuca.

“ Siap Yang Mulia.”

“ Sudahkah kau suruh para tentara untuk menurunkan tirai di tembok timur dan utara ?”

“ Sudah Yang Mulia.”

“ Bagus. Kalau begitu mari kita sambut kedatangannya di pintu gerbang.”

“Baik Yang Mulia.”

Beginilah cara berbicaraku dengan Yang Mulia. Meski kami cukup dekat karena bertemu setiap hari, beliau tidak pernah menurunkan wibawanya. Raja itu sangat bijaksana dan bertanggung jawab. Setiap kali ada tamu atau pedagang yang ingin masu kekerajaan, ia akan memerintahkan tentara untuk menutupi tembok emas dengan tirai hitam yang tebal.

Tak butuh waktu lama untuk menunggu Kaisar Timut datang. Janji sudah dibuat, maka para Kepala Negeri akan mematuhinya. Kaisar Timur turun dari tandunya ketika sampai di depan gerbang kerajaan. Raja dan Kaisar Timur lalu berpelukan dan bersalaman menunjukan kualitas persaudaraan mereka.

Drama menyentuh itu segera berlalu, dilanjutkan dengan perjalanan melihat keadaan negeri. Raja dan Kaisar Timur dengan antusias mengamati pasar, para pedagang menghentikan kesibukannya sebentar tatkala mereka lewat, lalu mereka memberi hormat. Pemandangan ini sama seperti kunjungan sebelumnya, kurasa semua kunjungan diplomatik selalu diawali dengan hal ini.

Setelah berjalan-jalan menengok sudut-sudut kerajaan, Raja mengajak rombongan pergi ke singgasananya. Kegiatan diplomatik akan segera dimulai. Inilah panggung yang kunantikan, tempat dimana tidak ada orang yang bisa dipercaya.

“ Apa kabarmu wahai saudaraku? Bagaimana keadaan negerimu?” Tanya Raja mengawali perbincangan.

“Puji syukur kepada Tuhan. Kesehatan selalu menghampiri ragaku dan kemakmuran masih mendiami negeriku,” Jawabannya dengan suara lantang yang menunjukan kualitas dirinya.

“ Aku turut senang. Aku ingin mendengar pendapatmu tentang negeriku ini.” Ujar Raja membuka panggung yang sebenarnya. Aku yang berdiri di sampingnya menegakan badan dan memasang telinga.

“ Seperti biasa. Keceriaan selalu tertampang di wajah-wajah rakyatmu. Kemakmuran yang engkau miliki berhasil menentramkan hidup mereka. Tapi aku sedikit heran, kenapa tembok emas diluar sana masih juga terpasang, lebih lagi tak ada perhiasan lain yang menemaninya menjaga negerimu. negerimu ini sangat makmur kau tahu ? Apa kau pikir dia cukup aman berada dalam naunganmu ?”

Raja memasang mata tajamnya. Panggung sebenarnya telah memanas. Ikatan persaudaraan didepan gerbang tadi seolah tak pernah ada. Kini mereka telah membuka jati diri masing-masing.

Kaisar Timur menyerahkan sebuah surat kepada Raja. Dengan sigap ia menyerahkan surat itu kepadaku dan memberi isyarat untuk segera membacanya.

“Hooo… kenapa kau tak membacanya sendiri zhakir? Apakah kau tak bisa membaca ? selama lima tahun menjalin persaudaraan denganmu tak pernah kulihat rakyatmu bahkan kamu membaca dan menulis, hanya satu orang yang mengerjakan kegiatan itu. Jangan-jangan hanya Khalil saja ya yangbisa melakukannya?”

Raja tak menanggapi ejekan Kaisar Timur. Ia memberi isyarat kedua untuk menyuruhku membaca.

“Dengan surat ini Kekaisaran Timur menyatakan perang pada Kerajaan Pasir. Tembok emas disana tak ada apa-apanya bagi kita, kemakmuran negeriku itu segera berpindah tangan !”

Semua orang dari Kerajaan Pasir kaget mendengarnya. Kaisar dan para pengikutnya segera berdiri, perlahan mereka melangkah meninggalkan singgasana.

“Akan kutaklukan perisai emasmu!”

Suara Kaisar Timur terdengar cukup jelas. Kalimat perpisahan itu cukup menyetakan hatiku. Tapi entah mengapa Raja tetap diam saat melihat semua drama tadi.

“Toca Khalil. Sepuluh tahun memimpin negeri bodoh ini sungguh menakjubkan. Sepuluh tahun memimpin bangsa yang tak bisa membaca ini sangat berarti bagiku. Kau adalah kepercayaanku. Sepuluh tahun mempertahankan negeri dengan satu orang saja yang bisa membaca sungguh hebat bagiku. Jika kau bisa berjuang selama sepuluh tahun itu, aku yakin kau pasti bisa mempertahankan untuk tiga hari saja.aku akan mengikuti perintahmu!”

Kalimat petir itu sangat mengguncang jiwa ragaku. Memimpin Raja yang sangat bijaksana ini. Apa aku bisa ? Aku memang punya ilmu, tapi memegang kekuasaan bukanlah keahlihanku. Tapi mungkin aku tak harus merubah keahlihan, aku hanya harus menggerakkan pemimpinnya.

“Yang Mulia Raja Zhakir, kau akan jadi bonekaku!”

——————————————***——————————————————–

Terik matahari masih antusias menemani penduduk kami. Anak-anak sibuk mendengar dongeng kesayangan mereka. Para pedagang masih sibuk menjagakan barangnya, meski begitu buku kecil mereka tetap terbuka lebar. Ibu-ibu sibuk mempelajari buku jahit, mereka mulai berinovasi membuat baju yang spektakuler. Inilah keceriaan baru negeriku. Buku adalah makanan favorit disini.

Perjuangan selama tiga hari berbuah manis. Setelah perang dengan Kaisar Timur usai Raja mengangkatku sebagai penggantinya. Di perang itu aku belajar untuk memimpin. Dan tatkala perang itu usai, manusia-manusia dalam naunganku juga belajar. Mereka belajar membaca dan menulis untuk menciptakan cahaya baru. Tak butuh waktu lama, kerajaan ini menjadi kerajaan emas sejati, dengan tembok emas dan ilmu emas kerajaan ini akan utuh untuk selamanya.

Sumber gambar : tahupedia.com

 

Produk terbaru

Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJALUR GULA Kembang Peradaban Kota Lama SEMARANG
Harga
Lihat Detail
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKompilasi Karya Pemenang Lomba Artikel dan Karya Jurnalistik Serta Foto Pendidikan dan Kebudayaan 2018
Harga
Lihat Detail
Pustaka Afarah Amru Nur Kholis
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama Barang52 Khutbah Jum’at Praktis
Harga Pustaka Afarah Amru Nur Kholis
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Prestasi Pustakakarya Sudarmaji Lamiran
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangINFOPRENEUR
Harga Prestasi Pustakakarya Sudarmaji Lamiran
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Change Publication Andrew Matthews
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBahagia Di Masa Sulit
Harga Change Publication Andrew Matthews
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
PT.ELEX MEDIA KOMPUTINDO Yudhy Wicaksono
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMengoptimalkan Fitur Excel dengan Formula dan Fungsi
Harga PT.ELEX MEDIA KOMPUTINDO Yudhy Wicaksono
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Mediakita FANY ARIASARI
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPernak- Pernik BLOG Cantik, Atraktif, Fungsional
Harga Mediakita FANY ARIASARI
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Informatika Bandung Rickman Roedavan
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangUnity Tutorial Game Engine
Harga Informatika Bandung Rickman Roedavan
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail

Jumlah Pengunjung

Hubungi Kami

0271 892721
081329343920
081329343920
perpustakaansragen@gmail.com

Calender

May 2019
M T W T F S S
« Sep    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
0271 892721
081329343920
081329343920
perpustakaansragen@gmail.com