DINAS ARSIP DAN PERPUSTAKAAN KAB. SRAGEN
0271 892721 sms 081329343920 081329343920 perpustakaansragen@gmail.com
Ayo Gemar Membaca Untuk Mewujudkan SRAGEN SMART CITY

Cerpen: Mutiara di Ujung Pena

Friday, June 16th 2017.

MUTIARA DI UJUNG PENA

Nama       :    Nurul Dwi Ahyani

Sekolah    :    SMK N 1 Mondokan

 

Angin sore bedesir kencang. Udara sore yang tadinya terasa panas kini terasa dingin. Coretan petirpun menampakkan kegarangannya. Terlihat segerombolan burung yang ketakutan seakan-akan berlarian untuk mencari keteduhan. Awan yang tadinya terang kini dengan sekejap menjadi petang. Sepetang hati Kasih yang berlari ke arah pintu kamar kosnya. Ia berhenti di hadapan setumpukan buku di meja kamarnya. Darah putih pun mengalir deras membasahi kedua pipinya. Padahal hanya menghitung hari untuk menentukan atas semua pejuangan yang ia lalui.

Ujian skripsi adalah hal yang ditunggu-tunggu oleh semua mahasiswa. Tapi, berbeda dengan Kasih. Pikirannya dihantui cemas dan gelisah. Jika ia tidak bisa melunasi administrasi untuk menempuh ujian skripsi maka semuanya akan sia-sia. Kuliahnya akan gagal. Ia teringat sosok alhamarhum ayahnya, banyak harapan dan angan-angan dalam diri kasih dari sang ayah. Jika ia tidak melunasinya maka ia sama saja mengecewakan ayahnya. Padahal sudah begitu banyak pengorbanan yang ia lalui dan jalani.

Hari semakin sore tapi Kasih hanya menghabiskan waktunya dengan lamunan-lamunan kebingungannya. Jika ia meminta tolong pada temannya itulah hal yang mustahil baginya. Sudah terlalu banyak Kasih berkali-kali merepotkan temannya.

Kasih memang gadis yang terlahir dari orang yang tidak mampu. Ibunya hanyalah seorang kuli daun yang pendapatannya hanyalah Rp 10.000,- per hari dan ayahnya hanya menghabiskan waktu tuanya di atas ranjang bambu yang reot . Tapi, semangat dan harapan Kasih tidak pernah putus, begitu besar perjuangannya untuk menuntut ilmu. Setiap waktu sejak ia masih tinggal di desa bersama sang ibu dan ayah, ia tidak pernah putus untuk membantu perekonomian keluarga. Itu semua ia lakukan karena segudang cita-citanya.

Sore itu terlihat ibusedang menghitung helaian demi helaian daun yang akan diambil seorang pengepul. Terdengar suara langkah kaki. Kasih dari arah pintu kamarnya dengan membawa tumpukan buku di tangannya. “Ibu!” suara lirih Kasih memanggil sang Ibu. Tapi, tidak terdengar jawaban apapun dari ibunya. Ibu hanya menatapi jam di atas tumpukan daun di sebelahnya. Sementara jam menunjukkan pukul 18.00.

“Ibu, Kasih ingin melanjutkan pendidikan Kasih ke universitas,” dengan rasa takut akhirnya Kasih berani mengutarakan isi hatinya pada sang ibu. “Apa kamu tidak melihat perekonomian kita ini Nak? Ayahmu butuh berobat. Sedangkan ibumu ini hanyalah kuli daun.” Dada Kasih langsung terasa nyeri karena perkataan ibunya. “Tapi Bu, Kasih hanya ingin mencapai mutiara Kasih Bu.” Darah putih pun turut menghiasi sore itu. “Sudahlah Bu, biarlah Kasih meraih cita-citanya rezeki tidak akan berbelok semua pasti akan ada jalannya.” Gumam sang ayah dari arah belakang tumpukan daun.

Sementara jam masih terus berputar, hari semakin larut malam. Tapi, Kasih masih saya memelototi satu persatu darisetumpukan buku di mejanya sampai-sampai ia tak mengetahui sang ibu memperhatikannya dari tadi.

“Ini sudah larut malam Nak, tidurlah,” gumam sang ibu tapi Kasih masih saja memelototi dan mengiasi kertas dengan coretan-coretan indahnya.

Waktu demi waktu berganti, hari demi hari telah ia jalani. Betapa terkesannya masa-masa Kasih ibu dengan ayahnya. Kini terwujudlah keinginannya untuk melanjutkan pendidikannya. Sementara belum lama ini sang ayah meninggal, masalah demi masalah pun datang pada diri Kasih. Harus dengan apa ia membayar semua administrasi untuk mengikuti ujian skripsi sementara ia tidak menggenggam uang sepeserpun. Hati Kasih semakin resah. “Jangan sampai aku mengecewakan ibu yang berjuang untuk membiayaiku dan ayahku yang memberikan harapan pada diriku,” gumam Kasih dalam hati.

Hari semakin larut, ia bingung harus berbuat apa. “Apa aku harus membunuh cita-cita sebagai seorang penulis profesional?” kasih bertanya-tanya pada dirinya sendiri. “Kasih,” terdengar suara yang memanggil namanya, tapi Kasih tidak memperdulikannya. Semakin kencang suara itu, “Kasih!” ternyata adalah Roro temannya. “Ini untukmu, raih impianmu, pejuangkanlah, aku yakin kamu bisa, kau bercita-cita sebagai seorang penulis bukan? Ayolah bangun Ibumu dan Almarhum Ayahmu.” Diserahkan kertas coklat yang entah apa isinya. Kasih terkejut ia langsung memeluk sahabat sejatinya itu.

Akhirnya pun bisa mengikuti ujian skripsi, hari demi hari ia lalui untuk menempuh ujian skripsi hanya dengan bukulah yang mengantarkannya sampai sejauh ini karena ia yakin, bahwa buku adalah segudang ilmu yang mengarahkannya untuk mencapai mutiara.

Ujian skripsi pun selsai, waktu wisuda yang ditunggu-tunggu Kasih pun tiba, tapi kini ia merasa hidup seorang diri, seorang yang ditunggu-tunggunya tidak kunjung datang. Acara demi acara pun dimulai tapi sosok ibu Kasih belum juga datang. “Mengapa ibu tidak kunjung datang, apa ibu lupa?” Terlihat rasa keceewa pada dirinya. Terdengar suara yang memanggil namanya dari arah panggung. Betapa senangnya hati Kasih yang mendapat predikat CUMLAUDE. Tapi rasa kebahagiannya Kasih kurang karena sang ibu dan ayah. Ketika Kasih melangkahkan kakinya ke tangga panggung terdengar suara ibu memanggil namanya, “Kasih.” Air mata kedua insan pun saling berlinang. Betapa bahagainya ibu Kasih yang melihat anaknya di wisuda dan mampu memperjuangkannya sejauh ini. Apa lagi Kasih yang mampu meraih mutiaranya dan mampu membuktikan harapan yang diberikan dari sosok almarhum ayahnya.

Kini Kasih pun menjadi penulis yang handal dan profesional. Ia kini mampu menghidupi sang ibu selayak mungkin karena menurutnya ibu adalah pintu kesuksesan baginya dan segudang ilmu buku yang mengarahkan Kasih sampai sejauh ini. Berkali-kali Kasih mengikuti perlombaan maupun kompetisi ia selalu meraih trophy untuk sang ibu. Ini adalah kesekian kali ia mengikuti perlombaan, ibu telah menunggunya di rumah. Ia sudah berjanji pada sang ibu untuk membawa pulang trophy, semua ini semata-mata hanyalah satu bibit dari hobinya yang terus dikembangkan dan dikembangkan. Sekali lagi Kasih berkata, “Kesuksesanku karena gemar membaca.” Itulah yang sering dikatakan Kasih.

Produk terbaru

Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJALUR GULA Kembang Peradaban Kota Lama SEMARANG
Harga
Lihat Detail
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKompilasi Karya Pemenang Lomba Artikel dan Karya Jurnalistik Serta Foto Pendidikan dan Kebudayaan 2018
Harga
Lihat Detail
Pustaka Afarah Amru Nur Kholis
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama Barang52 Khutbah Jum’at Praktis
Harga Pustaka Afarah Amru Nur Kholis
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Prestasi Pustakakarya Sudarmaji Lamiran
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangINFOPRENEUR
Harga Prestasi Pustakakarya Sudarmaji Lamiran
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Change Publication Andrew Matthews
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBahagia Di Masa Sulit
Harga Change Publication Andrew Matthews
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
PT.ELEX MEDIA KOMPUTINDO Yudhy Wicaksono
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMengoptimalkan Fitur Excel dengan Formula dan Fungsi
Harga PT.ELEX MEDIA KOMPUTINDO Yudhy Wicaksono
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Mediakita FANY ARIASARI
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPernak- Pernik BLOG Cantik, Atraktif, Fungsional
Harga Mediakita FANY ARIASARI
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Informatika Bandung Rickman Roedavan
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangUnity Tutorial Game Engine
Harga Informatika Bandung Rickman Roedavan
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail

Jumlah Pengunjung

Hubungi Kami

0271 892721
081329343920
081329343920
perpustakaansragen@gmail.com

Calender

May 2019
M T W T F S S
« Sep    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
0271 892721
081329343920
081329343920
perpustakaansragen@gmail.com