DINAS ARSIP DAN PERPUSTAKAAN KAB. SRAGEN
0271 892721 sms 081329343920 081329343920 perpustakaansragen@gmail.com
Ayo Gemar Membaca Untuk Mewujudkan SRAGEN SMART CITY

Cerpen: Andriana Si Botak yang Membanggakan

Thursday, June 15th 2017.

ANDRIANA SI BOTAK YANG MEMBANGGAKAN

Oleh Niken Retno Pambayun (SMP N 1 Gemolong)

 

Andriana Fyrani Slindri, nama seorang gadis kecil berusia 10 tahun yang menderita kanker paru-paru. Andriana sudah menderita penyakitnya selama satu tahun. Dia berasal dari keluarga sederhana, ayahnya seorang karyawan dan ibunya hanya seorang pedagang keripik tempe. Andriana tidak sekolah, semenjak penyakitnya muncul, biaya terapi sangat mahal itu penyebabnya.

“Ibu, apakah aku bisa membantumu?” tanya Andriana pada suatu sore.

“Tentu Nak, tapi lebih baik kamu beristirahat, Andriana mau sembuh kan?” jawab ibu dengan senyum termanisnya.

“Tapi Bu, penyakit ini sungguh membuatku risih, semua yang ingin aku lakukan pasti saja tidak bisa!” kata Andriana dengan air mata yang mulai mengalir di pipinya.

“Baiklah Nak, kamu boleh membantu ibu, tapi jika kamu lelah, jangan terlalu dipaksakan ya sayang,” kata ibu sembari memeluk Andriana.

“Terima kasih Bu, Andriana sangat sayang pada Ibu,” kata Sandriana.

Seminggu sudah berlalu, semenjak percakapan Andriana dan ibunya yang sangat menyentuh hati. Hari ini Andriana pergi ke toko buku di dekatnya, dengan memakai topi jingga kesayangannya untuk menutupi kepalanya yang sudah tak ada rambut barang sehelai pun.

“Hari ini aku akan membaca dan melihat-lihat buku di toko buku, Bu boleh kan?” tanya Andriana.

“Boleh, tapi maaf ya sayang ibu tidak bisa memberimu uang untuk membeli buku,” jawab ibu sembari meminta maaf.

“Tak apa Bu, aku kan tidak meminta Ibu membelikanku buku,” kata Andriana.

“Baiklah cepat berangkat! Apa kamu mau kehujanan?” perintah ibu lembut.

“Tentu tidak Bu,” jawab Andriana

Sesampainya di toko buku, Andriana menuju bagian yang ia suka, yaitu ensiklopedi.

“Hm… apa ya, yang mau aku baca?” gumam Andriana.

“Bagaimana kalau kamu membaca buku tentang akhirat, itu sangat cocok untukmu, kamu kan udah mau mati!” kata Nira teman Andriana sewaktu sekolah yang sangat centil.

“M..tapi…a..a.. aku kan…” kata Andriana gugup.

“Iya, kamu kan..mau mati..!” teriak Nira.

“Kenapa kamu bilang begitu?!” Andriana mencoba melawan.

“Oh! Anak sekarat kaya gini mau ngelawan? Iya?” bentak Nira.

“Kamu jahat,” teriak Andriana sembari berlari keluar.

 

“Apa! Kenapa tidak ada yang suka dengan kehadiranku?” teriak Andriana di kamar.

Untung saja ibunya sedang keliling dan ayahnya masih bekerja. Andriana terus menangis sejadi-jadinya, dan terus memikirkan perkataan Nira yang sangat tajam itu.

“Mungkin ada benarnya kata-kata Nira, aku harus membaca buku yang ia maksud itu, tapi jangan begitu cara mengatakannya padaku.. hu…” gumam Andriana di tengah tangisanya.

Ibu Andriana belum datang juga, padahal sudah jam 7 malam, padahal Andriana ingin menceritakan pengalamannya tadi.

“Ayah pulang… hufft.. capeknya,” teriak ayah sembari membuka pintu.

“Ayah…” Andriana menghambur ayahnya dengan secangkir jahe merah buatannya.

“Ayah lihat! Aku membuatnya untuk Ayah,” kata Andriana gembira.

“Wah… terima kasih,” jawab Ayah.

Ibu pun pulang pukul 11.00 malam.

“Aku menunggu Ibu tahu!” kata Andriana sambil tersenyum.

“Ah masa? Bukannya kamu tadi tidur?” goda ibu.

“Iya sih.. tapi tetap saja Andriana menunggu Ibu,” kata Andriana tak mau kalah.

“Ya sudah, ayo tidur, ibu capek,” ajak ibu.

 

“Hoahm.. ah.. sudah pagi rupanya..” gerutu Andriana. Andriana menuju kamar mandi dan kemudian mandi. Setelah mandi..

“Mungkin aku akan ke toko buku, Nira tidak mungkin ke toko buku jam segini, dia kan harus sekolah, yeaa…!!” kata Andriana sambil berjingkrak-jingkrak di dapur.

“Ibu aku berangkat ya…” teriak Andriana padahal di rumah tidak ada orang.

Di toko buku Andriana membaca SAINS kelas 5, sesuai dengan pelajaran yang seharusnya ia dapatkan.

“Mm..karnovira, herbivora dan.. omnivora.. yeay aku hafal.” Andriana senang sekali.

“Karnovora contohnya ada harimau, singa mm… dan.. aha.. elang..benar tidak ya?” Andriana tidak yakin dengan elang. “Aku harus membaca lebih giat lagi!!” gerutu Andriana.

Andriana pulang pukul 11.00 pagi. Ia bertemu Cherly teman baiknya sewaktu dikelas 3.

“Hei Iana…” sapa Cherly.

Yaa Iana nama panggilan Andriana oleh sebagian temannya.

“Hei juga.. eh Cherly!!” sapa Iana lagi.

“Ada yang ingin aku katakan!” kata Cherly.

“Apa?” tanya Andriana.

“Bu Fatma mencarimu, makanya aku berniat kerumahmu.. eh malah ketemu di sini!” jawab Cherly.

“Oh.. bu Fatma, jadi aku harus bagaimana?” tanya Andriana.

“M.. lebih baik kamu kerumah bu Fatma!” usul Cherly.

“Mana ku tahu rumah bu Fatma!” jawab Andriana kesal.

“Masa kamu tidak tahu?” tanya Cherly tak percaya.

“Memang kamu tahu?” tanya Andriana makin penasaran.

“Mm.. Tidak!” jawab Cherly sambil ketawa.

Ya itulah pertemanan Andriana dan Cherly penuh dengan canda tawa.

“Ibu aku pulang!” teriak Andriana.

“Syukurlah” kata ibu.

“Ibu aku mau tanya, apa ibu tahu rumah bu guru Fatma?” tanya Andriana.

“Tentu, bu guru Fatma kan? Ibu pernah kerumahnya saat ibu mengurus surat izin tidak masuk sekolahmu selama 3 bulan itu, karena kamu sakit itu, masih ingat tidak?” terang ibu.

“Iya..iya.. memang rumahnya dimana bu?” tanya Andriana sangat antusias.

“Di sebelah barat pemakaman umum itu,” jawab ibu yang masih sibuk menggoreng tempe yang sangat enak.

“Oke deh, aku berangkat, assalamu’alaikum,” pamit Andriana.

“Ya jangan lama-lama mainnya,” pesan Ibu.

 

“Assalamu’alaikum Bu Fatma.. ini Andriana,” salam Andriana di depan pintu rumah bu Fatma.

“Ya, wa’alaikumsalam, eh Andriana ayo masuk! Di rumah bu Fatma tidak ada orang kok..” kata bu Fatma.

“Iya bu..” kata Andriana.

“Jadi kamu sudah dibertahu Cherly, ya?” tanya bu Fatma.

“Iya, Bu benar,” jawab Andriana malu-malu.

“M..dengar-dengar Andriana masih ingin sekolah ya?” tanya bu Fatma.

“Iya Bu, tapi ayah dan ibu tidak punya uang, karena uangnya untuk berobat Andriana Bu,” jawab Andriana. Tak terasa air matanya menetes.

“Kamu sekolah lagi ya, nanti uangnya ibu aja. Jadi orang tua Andriana tidak terbebani,” tawar bu Fatma.

“Benar Bu? Terima kasih ya Bu… terima kasih 1000 kali deh buat ibu he he..” Andriana sangat senang sampai-sampai dia jadi salah tingkah.

“Ya ya… cepat pulang dan bilang pada ayah dan ibu Andriana ya!” perintah bu Fatma.

“Ya Bu, pasti ayah dan ibu senang sekali. Terima kasih lagi ya Bu,” ungkapan hati Andriana yang tak dapat dibendung lagi.

“Ibu Andriana boleh sekolah lagi!” teriak Andriana.

Setelah Andriana menceritakan semuanya, ibu pun berpesan, “kamu sekolah yang rajin ya..” pesan ibu.

 

1 tahun kemudian..

“Peserta ujian terbaik adalah…. Andriana Fyrani Slindri dari kelas 6A SDN 1 Bunga Tulip!” kata seorang guru.

Suasana sangat meriah. Andriana naik ke atas podium untuk menerima ijazah dan penghargaannya. Semua isi hatinya ia curahkan.

“Selamat ya Andriana!” ucap bu Fatma dan juga teman-teman Andriana.

“Ini semua berkat Ibu juga!” jawab Andriana sangat senang.

Tanggal 9 Juni akan diadakan lomba SAINS tingkat kabupaten dan Andriana akan ikut. Setiap sore Andriana menambah wawasannya di toko buku. Memang di daerahnya belum ada perpustakaan. Dengan bimbingan bu Fatma juga.

Tanggal 9 Juni pukul 04.30 pagi..

Badan Andriana sangat panas. Ia berulang kali bilang ia tak bisa membaca. Terpaksa harus ada orang yang membacakan soal Andriana nanti sewaktu lomba.

Pukul 08.00 pagi, lomba dimulai.

Andriana sangat kesulitan membaca. Napasnya terengah-engah, darah keluar dari hidung dan mulutnya. Namun, Andriana tetap berusaha.

“Astaghfirullahal ’adzim rasanya pusing sekali,” kata Andriana dalam hati. Hampir seluruh soal ia kerjakan. Tinggal dua soal lagi. Kesadarannya tak terkontrol.

Andriana pingsan dan harus dibawa ke rumah sakit. Dalam perjalanan Andriana meninggal. Kankernya sudah sangat parah. Semua menangis.. menjerit.. kehilangan Andriana.

 

Dua minggu kemudian..

 

ANDRIANA FYRANI SLINDRI MENDAPAT JUARA II DENGAN NILAI 98!

Semoga Andriana bisa merasakan perjuangannya!

 

 

 

Produk terbaru

Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJALUR GULA Kembang Peradaban Kota Lama SEMARANG
Harga
Lihat Detail
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKompilasi Karya Pemenang Lomba Artikel dan Karya Jurnalistik Serta Foto Pendidikan dan Kebudayaan 2018
Harga
Lihat Detail
Pustaka Afarah Amru Nur Kholis
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama Barang52 Khutbah Jum’at Praktis
Harga Pustaka Afarah Amru Nur Kholis
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Prestasi Pustakakarya Sudarmaji Lamiran
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangINFOPRENEUR
Harga Prestasi Pustakakarya Sudarmaji Lamiran
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Change Publication Andrew Matthews
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangBahagia Di Masa Sulit
Harga Change Publication Andrew Matthews
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
PT.ELEX MEDIA KOMPUTINDO Yudhy Wicaksono
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangMengoptimalkan Fitur Excel dengan Formula dan Fungsi
Harga PT.ELEX MEDIA KOMPUTINDO Yudhy Wicaksono
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Mediakita FANY ARIASARI
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPernak- Pernik BLOG Cantik, Atraktif, Fungsional
Harga Mediakita FANY ARIASARI
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail
Informatika Bandung Rickman Roedavan
Order Sekarang » SMS : 081329343920
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangUnity Tutorial Game Engine
Harga Informatika Bandung Rickman Roedavan
Anda Hemat
Warning: Division by zero in /home/www/arsippus.sragenkab.go.id/wp-content/themes/WPgrosir/includes/stores/inc/vtr-price.php on line 67
0 (0.00%)
Lihat Detail

Jumlah Pengunjung

Hubungi Kami

0271 892721
081329343920
081329343920
perpustakaansragen@gmail.com

Calender

May 2019
M T W T F S S
« Sep    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
0271 892721
081329343920
081329343920
perpustakaansragen@gmail.com